Posts

Never Give Up!

Assalamu'alaikum~~~ Aping is comeback with a new story. Berawal dari tugas yang tertunda, akhirnya jadi sebuah cerita. Cerpen ini aslinya adalah naskah drama, tugas pelajaran seni budaya. Tapi, saya niat mau buat versi full nya gitu. Dan ini lah jadinya. Ini baru part 1. Karena gak nyangka cerita nya panjang begini, jadi saya post part 1 nya dulu aja, ya. Untuk part 2, diterbitin InsyaAllah selesai ujian (itupun kalau responnya bagus). So, kasih respon ya, guys. Thank you~~ Semoga terhibur. Wassalamu'alaikum. Never Give Up! Cita-cita. Apakah itu cita-cita? Apakah kalian berani mempertaruhkan apapun demi tercapainya cita-cita kalian? Kami, yang berawal tidak saling mengenal, berjalan sendirian. Menempuh pahitnya kehidupan yang ternyata lebih pahit daripada air rebusan daun singkong. Tapi, saat bertemu mereka, berjuang bersama, kurasa sebuah keinginan akan tercapai dengan cepat bahkan lebih cepat daripada laju sebuah capung yang terbang di bawah poho...

MAAF!!!!!!!

Maaf.... Post kemarin tidak memuaskan. Saya sudah survei teman yang udah baca. MAAF!! Sebenarnya saat pembuatan itu aku sedang berada dalam masa sulit. Ditambah buat itu cerita jadi tambah galau gak karuan. Tapi saya janji akan  berusaha nge-post sesuatu yang bermanfaat (gak kayak yang saya tulis sekarang ini) Ah, saya ada quotes buat temen2 muslimah. Menurut pengalaman, wanita terlihat puluhan kali lebih cantik saat berjilbab, apalagi jika hati dan perbuatannya mulia. Percaya, dah. So, terimakasih, dan maaf atas post yang kemarin.

CERPEN 'WAKTU'

Assalamu’alaikum~ I’m comeback. Dan ini adalah cerpen ter- nyesek yang pernah ku buat. Dan judulnya adalah ‘Waktu’. Kenapa pakai tanda petik? Karena waktu adalah suatu hal berharga dalam hidup kita. Dan semoga, cerpen ini bisa di petik hikmahnya (meski ku tahu cerpen ini maknanya sedikit sekali). Perlu diketahui, ini ada unsur true story-nya loh. Tapi yang pasti dibumbui dengan hal fiksi supaya manis. So, inilah cerpen tanpa cover karya saya. Semoga bermanfaat serta menghibur. ‘Waktu’ Satu-satunya hal yang paling berharga dalam hidup ini adalah waktu, yang tak pernah berhenti berdetik. Bahkan disetiap hembusan nafas, disetiap kedipan mata, ia terus saja bergulir. Dan ketika waktu terus saja berlalu, aku masih saja menunggunya, dia yang tidak pasti akan kedatangannya. Jika saja aku bisa menghentikan waktu, ingin ku ucapkan sebuah kalimat yang membuat hati ini sesak. Yang tidak akan sanggup ku katakan jika waktu masih saja berjalan. Aku takut waktu mengalahkanku. Tapi, ...

NASKAH PUISI TEMA SUMPAH PEMUDA

Selamat hari sumpah pemuda wahai pemuda-pemudi Indonesia~ saya tadi pagi mengikuti lomba baca puisi yang diadakan oleh sekolah saya tercinta. Tapi sayang, pengumumannya hari senin depan :3 terus waktu pembacaan, pas di bait kelima, panitia pada sibuk angkat-angkat banner kayak para fans yang lagi nonton konser. Dan apakah isi banner itu? "DURASI". Huhuhu~ saya sampe mau nangis pas turun podium. And than, inilah karya yang saya bawakan tadi pagi dengan nomor urut keberuntungan saya, 06. Semoga bermanfaat… Kita, Harapan Bangsa Karya : Aprilia Dwi Istifarani 28 Oktober 1928 Telah diikrarkan sumpah oleh Pemuda Yang menyatukan ribuan gugusan pulau Menjadi satu, Negara Kesatuan Republik Indonesia Delapan puluh enam tahun kemudian Sumpah ini mulai terlupakan Perpecahan, permusuhan, Pemuda-pemuda berperang dengan saudaranya sendiri! Apa ini? Mana janji dan sumpah kita? Padahal, seribu orang tua hanya dapat bermimpi Tapi, dengan adanya kita, pemu...

Aku, Dia dan Para Stalker Handalku

Image
Waah, kabut asap di Palembang benar-benar tebal. Bagaimana dengan kalian yang disana? Alhamdulillah bisa ngepost hari ini. Cerita ini true story, lho. Cuma pastinya ada tambahan sebagai pemanis. Semoga dapat menghibur. Nah, covernya juga sudah dibuat. Tapi, aku bingung yang mana yang lebih bagus (meski ku tahu keduanya sama-sama absurd). So, aku post dua-duanya. And give your comment for my amatir cover. Aku, Dia, dan Para Stalker Handalku. Senin pertama di bulan September. Angin pagi berhembus semilir. Sinar mentari perlahan menyiram tubuh Lyra. Ia sampai di depan gerbang bertuliskan SMK N 1 Palembang, tempat ia menuntut ilmu selama satu tahun dua bulan ini. Hari-hari selama itu dilewatinya dengan damai. Sangat damai. Saking damainya, rasanya hidupnya hampa, tanpa tantangan, gangguan, bahkan sebuah perasaan yang bisa dibilang spesial. Yang ia miliki hanya seorang sahabat, bernama Dalma yang tahu segala seluk beluk mengenai Lyra. Ia masuk ke dalam kelasnya, XI Ak...

Serial Phobos dan Deimos part 2

Selamat hari raya idul adha 1435 H~ mohon maaf lahir dan batin ya... Dan inilah karya empet-empetan saya. Di tengah kesibukan belajar, kerjain tugas, persiapan lomba, latihan ekskul, dan lain-lainnya yang begitu menyiksa, akhirnya sempet juga (alias disempet-sempetin) buat ngepost (dan meski tak sempat buat covernya). Dan inilah hasilnya, lanjutan kisah dari persahabatan Mars Couple kita. Semoga menghibur. Jangan lupa sematkan komentarnya ya... Terimakasih~ Mars Couple and Their Love Bel pertanda istirahat berbunyi. Siswa-siswi SMA Makmur Selalu berhamburan keluar dari pengap nya kelas yang di jejali pelajaran. Baru lima detik bel berdering, kantin telah di penuhi orang-orang yang kelaparan. Tentu tidak ketinggalan untuk Mars Couple ini. Mereka telah bertengger di salah satu meja kantin Bu Nami dengan semangkuk baso di hadapan keduanya. “Gue rasa, gue naksir sama Rania.” Deimos memulai pembicaraan sebelum mulai melahap baso nya. Tapi sayang, sebelum sebuah bola baso masu...