Posts

Bicara Indonesia

Indonesia. Sebuah negara kepulauan yang katanya kaya raya. Sumber daya alam yang melimpah, demografi yang berkembang biak dengan pesat, jumlah pulau yang luar biasa, hingga keanekaragaman suku, budaya dan agama yang melahirkan berbagai macam kuliner yang nikmat dan unik, destinasi wisata yang indah, dan nikmat lain yang tidak bisa disebutkan. Saking kayanya, entah berapa lembar kertas yang akan dihabiskan untuk membahas keanekaragaman itu. Sebagai orang yang lahir dan dibesarkan dalam sebuah negara penuh keanekaragaman ini, seharusnya sebuah perbedaan kecil tidak menjadi sebuah palu pencipta keretakan. Kondisi Indonesia saat ini seolah menunjukkan perbedaan itu baru terjadi kemarin sore. Masyarakat menjadi gagap menghadapi orang yang menurutnya “nyeleneh”. Padahal, nyeleneh belum tentu salah, yang nampak umum dan wajar di kalangan orang banyak belum tentu sepenuhnya benar. Terlalu banyak rahasia dunia yang tidak bisa dijangkau akal sehat manusia. Perlu diketahui, ada hal yang...

AC POLSRI 16 PARTY

Image
AC POLSRI 16 PARTY 23-24 January 2019 Entah berapa kali kuucapkan: “Perpisahan bukan sebuah akhir, melainkan sebuah awal yang baru” Nyatanya prosesi itu berulang secara terus-menerus. Apa yang kau jumpai hari ini, Maka akan kau tinggalkan di kemudian hari. Beberapa waktu yang lalu, Waktu mempertemukan kita dalam satu atap. Anggota yang telah berjuang di tempat lain turut dipanggil Sebuah perayaan kecil yang diberi nama “ party ” Sebuah kegiatan yang diisi dengan kegiatan penuh canda dan tawa Nyatanya itu tidak bisa menampik kenyataan Bahwa itu adalah perayaan untuk sebuah perpisahan. Lima semester sudah dilalui dalam sebuah kelas sederhana. Hanya dua puluh lima orang di dunia yang diberi kesempatan untuk berpartisipasi di dalamnya. Satu orang lelaki yang menjadi ketua abadi, satu lagi minggat ke universitas tetangga. Kemudian perempuan yang menduduki tahta mayoritas di sana. Jujur saja, waktu sesingkat itu tidak akan cukup untuk memahami lua...

Rindu, Tanpa Definisi

Malam itu, aku datang ke sebuah acara keluarga. Sekadar doa bersama karena salah satu budeku akan pergi umroh, sekaligus selamatan ulang tahun pernikahannya yang ke 44. Setelah baca Surah Yasin dan doa bersama, semua yang hadir makan malam bersama. Sebagai kejutan, sepupuku menghadiahkan kue, lengkap dengan lilin angka 44. Aku mendapat tugas membawa kue untuk prosesi pemotongan. Lilin ditiup, kue dipotong, suapan pertama dan kedua dilakukan oleh kedua mempelai itu. Usai suap-suapan, sang istri mengecup pipi suaminya. Air matanya mengalir. Hadirin menunjukkan berbagai ekspresi. Keponakannya kebanyakan terbawa perasaan, mungkin mendadak ingin kawin. Aku menoleh, kanan dan kiri, mencari sosok ibuku. Tak ada. Aku menyaksikan kedua mempelai itu berpelukan. Tiba-tiba rasa sedih menohok dada. Mataku memanas meski tak sempat mengalirkan air mata. "Yak, siap ronde selanjutnya!" pekikku. Beberapa meneriakiku"gendut tanggung sendiri". Tapi tak ada niat menimpali. Rasa ha...

[REVIEW] SUPER DUPER MEGAH: OPENING CEREMONY ASIAN GAMES 2018

Image
Mari lupakan sejenak gonjang-ganjing, adu sikut, dan hiruk-pikuk politik negeri ini yang sedang panas dan entah kapan mereda. Mari sejenak nikmati keriuhan, suka-cita, euforia dari pesta olahraga Bangsa Asia yang kebetulan, atau memang sudah ditakdirkan, dilaksanakan di tanah ibu pertiwi ini setelah merayakan hari kemerdekannya. 18 Agustus 2018, Indonesia mencetak sejarah baru. Sejak senja baru saja tiba, Gelora Bung Karno sudah berada di layar kaca, hampir di semua stasiun televisi. Orang-orang yang tak mampu terbang ke sana, pasti sudah siap menekuri benda kubus elektronik itu. Termasuk orang yang menulis tulisan ini. Setelah sholat magrib usai dilaksanakan, akhirnya detik-detik kemeriahan itu sudah benar-benar terasa sekalipun dilihat melalui layar kaca yang entah berapa ratus kilometer jaraknya. Dibuka dengan kemegahan Tari Ratoh Jaroe, oleh ribuan penari, dengan koreografi yang luar biasa apik, sukses menegakkan bulu kuduk penonton, sekaligus menganga, atau bahkan mene...

Pura-pura Baik VS Pura-pura Jahat

Dua pilihan hidup ini menggelitik hati saya beberapa waktu yang lalu. Siang malam saya memikirkannya. Karena sudah tidak tahan dengan rasa penasaran yang tak kunjung mereda, saya akhirnya melakukan survei. Survei yang pertama saya lakukan secara langsung ke beberapa teman saya. Mereka sempat bingung bahkan sempat bertanya kembali bolehkah untuk tidak memilih keduanya. Namun, akhirnya mereka sepakat untuk memilih “pura-pura jahat”. Survei kedua saya lakukan melalui jajak pendapat di akun media sosial saya. Hasilnya, 79% followers saya memilih “pura-pura jahat”. Lantas, apa yang salah dengan sikap “pura-pura baik”? Sebagian orang mungkin berpikir pura-pura baik berarti aslinya jahat. Pura-pura baik maknanya ia tidak tulus melakukan suatu kebaikan. Intinya, orang ini munafik, sampah masyarakat yang memiliki dua muka, dan dua sisi hati di mana sisi baik yang selalu ia tampakkan. Tapi, pernahkah kalian berpikir bahwa dengan memilih pura-pura jahat tidak juga akan membuat hidup lebih b...

"POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA" dalam Opini Saya

Image
Assalamua’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Selamat apa saja saat kalian membaca tulisan ini readers semuanya^^ Seperti biasanya, lama saya tak update, ya. Masih dalam tahap pencarian jati diri penggunaan bahasa yang tepat dalam setiap postingan saya disini soalnya. Hehe. Tanpa membuang masa, saya akan langsung ke tujuan posting kali ini. JENG JENG JENG…. *drumroll* POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA SEBAGAI KAMPUS IMPIAN KITA SEMUA Ok, mungkin sedikit berlebihan, ya. Tapi ini sudah yang paling apa adanya. Dan karena sekarang saya sudah berganti status latar belakang, dari seorang siswa SMKN1 menjadi mahasiswa Polsri, maka saya bermaksud memberikan sedikit informasi bagi adik-adik tingkat, maupun kawan-kawan sekalian yang penasaran dengan prosesi penerimaan mahasiswa baru di kampus saya sekarang ini. Gedung Graha Pendidikan Polsri. Jadi, nanti akan ada penerimaan dari berbagai jalur sebagai garis awal dari serangka...

DIKSARLIN POLSRI TAHUN 2016

Image
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Halo readers sekalian… lama tak jumpa. Sekian lama gue ga nongol. Dan sekarang gue kembali dengan pengalaman menakjubkan yang tentu pertama kali gue rasain, dan jangan sampe ngulang lagi. Wkwkwk. Sebelumnya, jadi gue udah lulus di bangku pendidikan wajib dua belas tahun. Dan Alhamdulillah gue lanjut ke pendidikan diploma di Politekhnik Negeri Sriwijaya. Jurusan Akuntansi, prodi D3 Akuntansi. Dan Alhamdulillah lagi, gue dibiayai pemerintah. Terimakasih banyak Bapak Pemerintah :’) Jadi, ritual wajib yang dilakoni oleh setiap mahasiswa baru Politekhnik Negeri Sriwijaya adalah DIKSARLIN, alias Pendidikan Dasar Kedisplinan. Dan tentu saja itu baru gue lewati beberapa waktu yang lalu. For your info, perjalanan ANGKATAN ’98 sebagai “tikus uji coba” belum selesai di pendidikan wajib saja. Kenapa? Jadi DIKSARLIN tahun-tahun sebelumnya itu hanya dilaksanakan selama tiga hari oleh KODAM II/SWJ dan tiga hari bersama Kating (Kakak Tingkat). And ...